Power Point Materi Ekonomi Kelas XI Semester 2: Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal

Memahami Kebijakan Moneter & Kebijakan Fiskal

Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan, pemerintah dan bank sentral menggunakan dua instrumen utama: Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal. Meski keduanya memiliki tujuan yang sama—yakni kemakmuran ekonomi—keduanya bekerja dengan cara yang berbeda.

1. Kebijakan Moneter (Otoritas Bank Sentral)

Kebijakan ini berfokus pada pengaturan jumlah uang yang beredar dan tingkat suku bunga. Di Indonesia, kebijakan ini sepenuhnya merupakan wewenang Bank Indonesia (BI).

  • Tujuan: Menjaga kestabilan nilai Rupiah dan mengendalikan inflasi.

  • Instrumen Utama:

    • Operasi Pasar Terbuka: Jual-beli surat berharga.

    • Politik Diskonto: Menaikkan atau menurunkan suku bunga bank.

    • Cadangan Kas Minimum: Mengatur jumlah uang yang harus disimpan bank umum di BI.

2. Kebijakan Fiskal (Otoritas Pemerintah/Kemenkeu)

Kebijakan ini dilakukan melalui pengaturan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Fokus utamanya adalah pada bagaimana negara memperoleh uang dan bagaimana uang tersebut dibelanjakan.

  • Tujuan: Memperluas lapangan kerja, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan distribusi pendapatan.

  • Instrumen Utama:

    • Pajak: Menaikkan atau menurunkan tarif pajak untuk mengatur daya beli masyarakat.

    • Belanja Negara: Menambah atau mengurangi pengeluaran untuk infrastruktur, subsidi, dan bantuan sosial.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembaga Keuangan dan Sistem Pembayaran

Power Point Materi Uang, Lembaga Keuangan, Pasar Modal, dan OJK